HM Said Bela Menantu

Posted: Kamis, 22 April 2010 by Dua SAFA in Label: ,
0

Dukung Penuh Pencalonan Farid Sebagai Cawagub Kalsel
MANTAN Gubernur Kalimantan Selatan, H Muhammad Said sepertinya masih ingin menampakan eksistensinya pada dunia politik. Betapa tidak, dalam keterangannya kemarin, M Said dengan tegas mendukung penuh pencalonan menantunya, Gusti Farid Hasan Aman sebagai calon wakil gubernur Kalsel mendampingi Sjachrani Mataja.
Tokoh Partai Golkar Kalimantan Selatan ini mengaku pencalonan sang menantu bersama Sjachrani Mataja tak pernah tercetus nada-nada larangan dari partai Golkar, organisasi yang selama ini menjadi tempat pengabdiannya.
“Meskipun dalam pencalonan ini tidak didukung oleh organisasinya, saya selaku anggota pini sepuh Partai Golkar akan mendukung penuh pencalonan Sjachrani Mataja dan Gusti Farid Hasan Aman (SAFA) sebagai calon gubernur dan wakil gubernur Kalsel periode 2010-2015,” ungkap Said.
Terlebih, terang Said, figure Sjachrani tak hanya tokoh di partai pohon beringin, namun keduanya tambah dia merupakan keluarga karena sama-sama memiliki datu nenek dari kota yang sama yakni Nagara, Daha Selatan Kabupaten Hulu Sungai Selatan.
“Sedangkan Farid adalah menantu saya dan anak kawan saya alm. Gt Hasan Aman, mantan Gubernur Kalsel pengganti saya,” ujarnya.
Menurutnya, dalam pandangan agama yang dianut, selama keduanya tidak melanggaran ajaran agama, merupakan kewajiban bagi diri dan keluarganya untuk membela dan mendukung SAFA.
“Saya sangat berterima kasih jika saudara-saudara, kawan-kawan saya memberi dukungan kepada mereka berdua,” ujarnya.
Diakhir keterangannya perssnya, Said berpesan agar pasangan SAFA berjuang dengan santun. “Dan kalau mereka jadi gubernur dan wakil gubernur Kalsel, saya berpesan berperilakulah dengan ikhlas dan amanah,” pungkasnya. (rdr,22/4)

Bursah Turun Gunung

Posted: Selasa, 20 April 2010 by Dua SAFA in Label:
0

,
Langsung Kumpulkan Jaringan PBR Se Kalsel

KETUA Umum Partai Bintang Reformasi (PBR), Bursah Zarnubi sepertinya tak ingin tinggal diam melihat calon gubernur dan wakil gubernur Kalsel yang diusung partainya, pasangan Sjachrani Mataja – Gt Farid Hasan Aman.
Usai deklarasi akbar di GOR Hasanuddin Banjarmasin (18/4) lalu, Bursah mengaku akan ikut serta lebih melengkapi kekuatan Sjachrani Mataja dan Gusti Farid Hasan Aman (SAFA) di pentas Pemilukada Kalsel 2010. “Kami akan mengumpulkan jaringan PBR se Kalsel dalam beberapa hari ini,” cetusnya.
Pertemuan akbar seluruh pengurus PBR dari tingkat DPW hingga PAC-PAC, terang dia, akan berembug menyusun strategi jitu agar proses pencalonan SAFA mulus hingga ke kursi Kalsel 1. “Kita ingin menyamakan persepsi lagi. Dan persepsi yang sama dalam mesin partai akan sangat mempengaruhi dukungan pada SAFA,” katanya.
Selain itu Bursah menambahkan, kekuatan persepsi juga cukup urgen untuk mensinergiskan kerja dan langkah-langkah yang ditempuh SAFA. Tujuannya, untuk terus mendorong kader dan simpatisan bahwa satu-satunya calon pemimpin yang jelas program dan visi misinya hanya pasangan Sjachrani Mataja dan Gusti Farid Hasan Aman.
Tak hanya persoalan persepsi saja yang akan dibahas dalam pertemuan besar tertutup tersebut. Menurut Bursah, agenda yang penting lainnya juga membahas agenda-agenda yang berfungsi untuk memaksimalkan peran dan fungsi mesin partai.
“Semua akan kita bahas dalam agenda tersebut. Fokus utama agenda yang akan kita gelar tak lain untuk memenangkan SAFA,” tukasnya.
Disinggung soal optimisme memenangkan Pemilukada Kalsel 2010 dalam satu putaran, Bursah dengan tegas menyatakan pihaknya sangat yakin, pasangan SAFA akan jauh mengungguli lawan-lawan politiknya di pesta demokrasi 2 Juni mendatang. “Kita sangat yakin, pasangan calon yang kita usung bisa menang dengan satu putaran,” imbuhnya.
Menurutnya, melihat dinamika dan kenyataan mesin partai, seluruh peran sudah dijalankan oleh masing-masing kader. Setiap kader, memiliki peran masing-masing dengan fokus konsentrasi menghantarkan pasangan SAFA menuju singgasana Kalsel 1.
Semua konsentrasi PBR saat ini, beber Bursah, fokus memenangkan pasangan calon kepala daerah baik untuk calon gubernur dan wakil gubernur Kalsel, maupun pasangan calon walikota dan wakil walikota Banjarmasin yang diusung PBR.
Terlebih menurut dia, SAFA merupakan figur yang tak hanya sukses membangun daerahnya, namun juga sukses meyakinkan rakyat Kalsel bahwa pasangan yang bisa diserahi amanah kepemimpinan adalah SAFA. (rdr, 21/4)

Prioritaskan Isu Lingkungan

Posted: by Dua SAFA in Label:
0

KETUA Umum Partai Bintang Reformasi (PBR), Bursah Zarnubi dalam orasi politiknya disela deklarasi pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur Kalimantan Selatan, Sjachrani Mataja & Gusti Farid Hasan Aman (SAFA), Minggu (18/4) di GOR Hasanuddin HM Banjarmasin menyatakan isu lingkungan masih menjadi isu dan problem utama di Kalimantan Selatan.

Untuk itu, pihaknya mendorong pasangan SAFA untuk lebih memprioritaskan isu-isu yang terkait dengan lingkungan dan pengelolaan pertambangan di Kalsel. “Saya mendorong pasangan SAFA untuk lebih memprioritaskan isu lingkungan,” katanya kepada Radar Banjarmasin, kemarin.

Sebab, terang Bursah, isu-isu lingkungan yang belakangan berkembang sejalan dengan visi misi perjuangan SAFA menuju kursi Kalsel 1. “Visi dan misi perjuangan SAFA ini untuk memperbaiki sistem dan pengelolaan sumber daya energy khususnya pengelolaan pertambangan,” cetusnya.

Menurutnya, sejauh ini belum ada solusi menyeluruh akan pertambangan di Kalsel. Kondisi ini terang dia bisa dilihat dari sekian banyak kerusakan lingkungan yang ditimbulkan akibat eksploitasi besar-besaran akan sumber daya pertambangan.

“Jika sektor ini dikelola dengan baik, tentu kerusakan lingkungan tidak akan seperti saat ini yang semakin hari kian sukar diselesaikan,” katanya.

Rusaknya lingkungan dan ekosistem di Kalsel, tambah dia, kian menambah persoalan baru yang kerap menjadi rutinitas dalam kehidupan warga. Dampak negatif dari kerusakan lingkungan sedikit banyak menjadi beban tersendiri bagi rakyat Kalsel.

Persoalan banjir tahunan, dan tanah longsor misalnya, Bursah mengaku frekuensi bencana alam akibat kerusakan lingkungan semakin tak bisa dihindari. Itu lantaran menurutnya tingkat kerusakan lingkungan di Kalsel sudah semakin parah.

“Jika ini tidak segera dicarikan solusinya rakyat Kalsel juga yang akan merasakan dampak negatifnya, kita tidak mau sampai masalah ini terus berlarut dan menjadi beban yang berat bagi masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Sjachrani Mataja saat dimintai komentarnya mengaku dalam visi misinya, pengelolaan pertambangan di Kalsel ditujukan bagi kesejahteraan rakyat. Selama itu, terang Bupati Kotabaru dua periode ini, pengelolaan pertambangan di Kalsel terlihat timpang.

Sebab sistem pengelolaan pertambangan masih diserahkan kepada pihak swasta dan royalty yang dihasilkan dari aktifitas eksploitasi pertambangan di Kalsel masih dominan masuk ke kas pemerintah pusat.

“Pengelolaan pertambangan seperti ini, hasilnya hanya dinikmati oleh orang luas bukan oleh rakyat Kalsel sendiri,” katanya.

Seharusnya, tambah dia, pemerintah pusat harus terus diberi masukan akan kondisi riil keberadaan sektor pertambangan tak berbanding lurus dengan kesejahteraan rakyat di daerah.

“Jika pengelolaannya dikelola langsung oleh pemerintah provinsi Kalsel sendiri, tentu yang menikmati hasil tambang itu lebih banyak rakyat di daerah. Makanya pengelolaan pertambangan di Kalsel harus segera diambil alih pemerintah provinsi agar rakyat Kalsel lebih banyak menikmati manfaat dari pengelolaan pertambangan,” cetusnya.(rdr, 19/4)

Pastikan Pendidikan dan Kesehatan Gratis

Posted: by Dua SAFA in Label: ,
0

Deklarasi SAFA Meriah dan Santun

PENDIDIKAN dan kesehatan gratis ternyata bukan sekadar slogan yang diangkat pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Kalimantan Selatan, Sjachrani Mataja dan Gusti Farid Hasan Aman (SAFA) dalam setiap deklarasi. Pasalnya, kandidat dengan nomor urut 2 ini punya ramuan khusus bagaimana mewujudkan visi misinya kelak saat masyarakat Kalsel menitipkan impian dan memenangkan SAFA pada Pemilukada 2 Juni 2010 nanti.
Dalam orasi politiknya di sela deklarasi akbar di halaman GOR Hasanuddin Banjarmasin, Minggu (18/4), Sjachrani mengungkapkan komitmen SAFA menggratiskan pendidikan dan kesehatan berkaca pada indikator kemajuan sebuah negara.
Menurutnya, maju mundurnya negara tergantung dari kualitas sumber daya manusia. Untuk mencapai hal itu tambah Bupati Kotabaru dua periode ini, maka pendidikan harus bisa dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat.
“Pendidikan bisa diakses oleh semua lapisan masyarakat jika pemerintah menggratiskannya. Dan ini adalah tanggung jawab dan peran sesungguhnya yang harus dijalankan seorang pemimpin, melayani dan mengayomi rakyatnya,” ungkapnya menggebu-gebu.
Di sisi lain, kualitas sumber daya manusia tidak akan tercapai jika kesehatannya belum sepenuhnya terjamin dengan baik. “Maka dari itu agar kesehatan masyarakat Kalsel terjamin, maka akses dan pelayanan kesehatan bagi masyarakat juga harus digratiskan,” cetusnya.
Kalsel, terang dia, bisa mewujudkan pelayanan pendidikan dan kesehatan gratis jika pengelolaan sumberdaya alam di Kalsel dikelola langsung oleh pemerintah daerah. Dengan begitu tambah dia, kekayaan alam yang ada benar-benar bisa dinikmati oleh masyarakat di daerah, bukan oleh pihak luar.
Pihaknya memastikan visi misi itu bisa direalisasikan hanya dengan dukungan penuh dari seluruh masyarakat. “Kalsel harus bisa lebih maju, dan kesejahteraan masyarakat juga harus meningkat. Maka dari itu, perubahan ini hanya akan bisa diwujudkan oleh pemimpin baru yang membawa perubahan bagi Kalsel sehat dan sejahtera,” teriaknya.
Menariknya Sjachrani sempat memuji para kandidat calon gubernur dan wakil gubernur Kalsel yang turut serta berkompetisi di Pemilukada Kalsel 2010. Menurut Sjachrani, para kandidat calon yang ada merupakan putra banua dan calon-calon pemimpin terbaik Kalsel. Semua calon tambah dia, merupakan calon-calon pemimpin daerah pilihan, dan kemajuan Kalsel akan ditentukan hanya oleh seorang pemimpin terbaik di daerah ini.
Orasi politik SAFA ini pun mampu menghipnotis ribuan pendukungnya yang hadir. Berkali-kali pendukung SAFA meneriakan yel-yel bentuk dukungan penuh pada pencalonan SAFA sebagai calon gubernur dan wakil gubernur Kalsel periode 2010-2015 dengan nomor urut 2 ini.
Suasana kian meriah ketika panitia membagi-bagikan doorpize utama jalan santai berupa sepeda motor matic. Sejumlah artis Ibukota seperti penyanyi dangdut Rita Sugiarto dan Cintya Sari kian menambah kemeriahan deklarasi. Sjachrani Mataja dan Gusti Farid Hasan Aman pun melebur seolah tak ada sekat dengan masyarakat.
Itu terlihat ketika pertama kali keduanya naik ke panggung utama usai jalan santai. Masyarakat langsung dihibur dengan alunan music dan lagu dangdut. Meski jumlah masa yang datang lebih dari 4.000 masa, namun deklarasi tetap berlangsung tertib dan santun. (rdr, 19/4)

Visi Misi SAFA

Posted: by Dua SAFA in Label:
0


SAFA Hari Ini “Konser” di GOR Hasanuddin

Posted: Sabtu, 17 April 2010 by Dua SAFA in Label: ,
2

Boyong Artis Ibukota, Bagi-Bagi Hadiah Serba Dua

PANGGUNG berukuran raksasa layaknya hendak menggelar konser musik disiapkan untuk deklarasi pasangan Sjachrani Mataja dan Gusti Farid Hasan Aman (SAFA) di GOR Hasanudin HM Banjarmasin pagi ini.
Pantauan Radar Banjarmasin kemarin (17/4)sore, panggung utama berukuran besar sudah berdiri di halaman GOR Hasanudin Banjarmasin.
Sejumlah umbul-umbul bergambar masing-masing calon gubernur dan wakil gubernur Kalsel yang diusung PBR dan PAN ini pun sudah terpasang berjejer rapi di sepanjang jalan masuk gelanggang olah raga tersebut.
Tak ketinggalan, sound system yang dipasang di kiri-kanan panggung utama seolah siap menyebar gelombang suara pasangan SAFA saat deklarasi Minggu pagi hari ini.
Ketua Tim Sukses Pasangan SAFA, Gusti Nata saat dikonfirmasi Radar Banjarmasin kemarin mengatakan, sedikitnya akan ada
4.000 massa yang hadir dalam deklarasi akbar tersebut. Tak hanya itu, Gusti mengaku selain artis ibukota seperti Rita Sugiarto dan Cintya Sari, acara yang cukup bersejarah bagi pasangan SAFA ini juga nantinya bakal dirangkai dengan bagi-bagi hadiah serba dua.
“Karena nomor urut pasangan SAFA adalah dua, maka akan ada hadiah serba dua pada saat deklarasi besok (pagi hari ini, Red), dan ini terbuka bagi siapapun berhak mendapatkan hadiah,” ungkap Gusti Nata.

Selain itu, Gusti juga menjanjikan kesederhanaan deklarasi pasangan SAFA tak mengurangi kemeriahan deklarasi tersebut. “Makanya sebelum deklarasi kita awali dulu dengan jalan santai yang rutenya pendek agar tidak cepat capek,” katanya.
Rencana deklarasi sendiri tambah dia, akan dimulai dengan gerak jalan santai yang bakal dimulai sekira pukul 07.00 Wita dengan mengambil start di halaman GOR Hasanuddin.

Sebelumnya, Jumat (16/4) pasangan SAFA juga menggelar deklarasi serupa di Lapangan Hasan Basry Kota Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut. “Sambutannya luar biasa, dan kami yakin sambutan warga Kota Banjarmasin pun demikian pada saat deklarasi besar-besaran di GOR Hasanudin besok (hari ini, Red),” pungkasnya.
(rdr, 18/4)

Punya Tekad Sama Menang Satu Putaran

Posted: by Dua SAFA in Label: ,
0

OPTIMISME bisa memenangkan kompetisi Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Kalimantan Selatan cukup satu putaran saja tampaknya menjadi pemandangan yang menarik di tengah kuatnya prediksi bahwa pesta demokrasi ini bakal berlangsung dua putaran.
Salah satu pasangan kandidat gubernur dan wakil gubernur, Rudy Arifin dan Rudy Resnawan (Dua Rudy) misalnya, saat dimintai komentarnya mengatakan, pihaknya masih cukup optimis bisa memenangkan Pemilukada Kalsel 2010 dengan satu putaran. “Karena salah satu indikatornya, setiap kunjungan, warga selalu antusias menyambut,” cetus Rudy Arifin, figur sentral pasangan Dua Rudy kepada Radar Banjarmasin.
Senada dengan itu, Wakil Ketua Dua Rudy Center, Budhi Rifani saat dikonfirmasi menyatakan kesiapan pihaknya memenangkan satu putaran. Salah satu parameter sikap tersebut, kata dia, bisa dilihat dari sejauh mana kesiapan tim menggoalkan jagoannya ke kursi Kalsel 1.
“Saat ini, semuanya kami sudah siap. Semua persiapan sudah kami lakukan, evaluasi dan sosialisasi juga sudah menyeluruh. Semua infrastruktur politik siap tinggal menunggu jadwal tahapan kampanye keluar dari KPU Kalsel,” ungkap Budhi.
Sejauh perjalanan Dua Rudy, tambahnya, warga pun memiliki kedekatan dan ikatan emosional dengan Dua Rudy sendiri.
Sementara itu, Ketua Tim Sukses Sjachrani Mataja dan Gusti Farid Hasan Aman (SAFA), Gusti Nata saat dimintai komentarnya kemarin (15/4) sempat menanyakan apakah kandidat lain sudah tak optimis lagi memenangkan satu putaran. “Apa yang lain tidak optimis lagi?,” cetusnya membuka wawancara dengan wartawan koran ini.
Sejak awal, beber Gusti Nata, baik tim maupun pasangan SAFA sendiri tetap optimis bisa memenangkan kompetisi ini satu putaran Pemilukada. “Dari awal perencanaan kita tidak berubah sampai saat ini. Kami masih tetap optimis bisa menang satu putaran. Dan ini modal kami memenangkan hati rakyat, rasa optimisme tim dan pendukung SAFA,” katanya.
Keyakinan bisa memenangkan satu putaran Pemilukada Kalsel 2010 ini, terang Gusti Nata, dilihat dari hasil survey yang terus dilakukan. “Sampai sekarang survey ke daerah-daerah masih terus kita lakukan, dan ini survey yang kesekian kalinya kami lakukan. Apalagi sekarang sudah ada konsultan politik, jauh lebih memudahkan upaya kami,” ungkap Nata.
Langkah memenangkan satu putaran, tambah dia, masih tetap konsisten dari perencanaan awal tim pemenangan SAFA.
Namun yang menarik, tambah dia, kehadiran konsultan politik di tim SAFA jauh lebih memberi konstribusi besar bagi pencapaian target memenangkan Pemilukada Kalsel satu putaran.
“Kehadiran konsultan bagi kami jelas sangat membantu. Karena kerja tim lebih terarah dan pencapaian target-target jadi lebih maksimal. Dan kondisi ini kita harapkan akan sampai pada puncak kemenangan pasangan SAFA pada pemungutan suara awal Juni nanti,” cetusnya.(rdr, 14/4)